Mei 16, 2024

Berita Viral

Situs info berita viral populer terkini terupdate terbaru yang ada di seluruh dunia

Berita Populer – Kenaikan Pajak Hiburan Menyengat Saham-Saham Industri Hiburan, Properti, Dan Mal, Menyebabkan penurunan

2 min read
Berita Populer - Kenaikan pajak hiburan menyebabkan penurunan saham-saham industri hiburan, properti, dan mal

Berita Populer

Berita Populer – Kenaikan pajak hiburan menyebabkan penurunan saham-saham industri hiburan, properti, dan mal

Berita Populer – Kenaikan pajak hiburan membebani sektor properti dan mal, menyebabkan penurunan nilai saham-sahamnya. Pada akhir perdagangan Rabu (17/1/2024)

William Hartanto, pendiri WH Project, menyatakan respons negatif pasar terhadap kenaikan pajak hiburan.

Penurunan harga saham-saham yang terkait dengan industri tersebut mencerminkan hal ini.

Berita Populer –  Dalam analisisnya, William menyatakan bahwa kenaikan pajak hiburan memicu respons negatif pasar terhadap saham-saham terkait industri hiburan, termasuk properti (mal).

Suku bunga, inflasi AS, dan pertumbuhan ekonomi China turut berperan dalam penurunan harga saham kemarin, bukan hanya akibat kebijakan.

Meskipun sentimen negatif hadir, kemungkinan memasuki era suku bunga rendah masih lama, seiring kenyataan bahwa data inflasi Amerika belum berhasil ditekan lebih lanjut.

Beberapa saham properti dan mal turun pada akhir perdagangan kemarin, termasuk saham Pakuwon Jati (PWON) yang turun 3,9% menjadi Rp 436 per saham. Selain itu, Ciputra Development juga melemah sebesar 1,6 persen ke posisi Rp 1.225 per saham.

Berita Populer – Selain itu, saham Bumi Serpong Damai (BSDE) juga mengalami pelemahan sebesar 2,8 persen menjadi Rp 1.040 per saham. Lippo Cikarang (LPCK) mengalami penurunan sebesar 2,9% ke level Rp 655 per saham, sementara Lippo Karawaci (LPKR) mengalami penurunan sebesar 3,5% ke posisi Rp 82 per saham.

Akhir perdagangan kemarin, saham hiburan seperti Lima Dua Lima Tiga (LUCY) atau Lucy in The Sky turun 0,6% ke Rp 155 per saham. Saham Jobubu Jarum Minahasa (BEER) juga melemah 2,9 persen ke Rp 268 per saham.

Selanjutnya, saham Multi Bintang Indonesia (MLBI) mengalami penurunan sebesar 1,3 persen menjadi Rp 7.550 per saham. Di sisi lain, saham Delta Djakarta (DLTA) melemah sebesar 0,28 persen ke posisi Rp 3.530 per saham pada hari sebelumnya.

Dapatkan kumpulan info menarik berita Fakta Dunia terkini dan terbaru hari ini yang bisa kamu baca selengkapnya hanya di sini.

Sumber: Berita Populer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.